Tuesday, September 30, 2014

TUGAS SOFTSKILL 1

ANDRIANTO RAMADHAN
50413961
2IA25

SEJARAH DAN PENGERTIAN DARI INTERNET


PENGERTIAN INTERNET
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
SEJARAH INTERNET
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentukTransmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.
Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing 

PERKEMBANGAN INTERNET
Karena teknologi berkembang sungguh cepat. Adapun modusnya adalah untuk mengacaukan proses pemilihan suara di KPU, ini merupakan bentuk tindakan cybercrime dikarenakan penyerang dengan sengaja melakukan pengacauan pada tampilan halaman tabulasi nasional hasil dari pemilu. Kejahatan cybercrime ini termasuk pada kategori jenis data forgery, hacking-cracking sabotage and extortion. Tujuan dari pencurian itu hanya untuk mencuri informasi saja. Pihak yang kecurian tidakakan merasakan kehilangan. Namun efeknya akan terasa jika informasi tersebut digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut akan membuat semua beban biaya pengguna account oleh si pencuri dibebankan kepada si pemilik account yang sebenarnya.Kasus ini banyak terjadi di ISP (Internet Service Provider).

DAMPAK NEGATIF DAN POSITIF INTERNET

SISI POSITIF
Pada awalnya orang awam dengan teknologi informasi menggunakan internet untuk sarana hiburan saja tetapi dalam perkembangannya, pengguna lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi dunia tanpa batas ini. Internet telah menyentuhaspek kehidupan manusia. Adanya jejaring social pun memungkinkan terjadinya pertukaran informasi tentang ilmu pengetahuan dan teknologi bagi para pelajar. Begitu pula dengan transaksi perbankan, listrik pembelian tiket, toko online dan lain – lain. Tempat dan waktu bukanlah masalah lagi bagi para user untuk melakukan trannsaksi.

SISI NEGATIF
Kemudahan akses internet membawa masalah yang cukup rumit juga. Tidak adanya batasan minimal usia dan kurangnya pendampingan dari sisi orangtua, dimana celah bagi anak-anak untuk membuka situs-situs yang tidak sesuai, dan hal ini merupakan warning sekaligus tanatangan bagi para orang tua untuk memberikan filter bagi anak – anaknya saat mengakses internet. Terlepas dari apapun, setiap perubahan teknologi akan memberikan resiko yang perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak. Kelemahan lain dari internet adalah kekuatannya untuk menjaukan orang – orang dari dunia nyata . Clifford stoll seorang pengarang buku mengenai internet menyatakan bahwa masalahnya adalah waktu tiga atau empat jam habis hanya untuk berdiam di depan komputer tetapi tidak dengan keluarga

referensi link:
 http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
 http://www.gudangkesehatan.com/dampak-positif-dan-negatif-penggunaan-internet-dikalangan-remaja/
 https://docs.google.com/document/d/1qCNWAFBXQvyfk2fygSB00o6w8n9z-VNxNUFrTs2Osvk/edit?pli=1

referensi buku:
buku pintar internet untuk pemula (JUBILEE ENTERPRISE) 

Saturday, June 28, 2014

Kekayaan alam Jawabarat tugas 4

Kekayaan alam Jawa barat

1ia21
ANGGOTA KELOMPOK
Dede Utomo                                        (52413113)
Hafes Ibrahim                                      (53413824)
Febriansyah Ramadhan                        (52413369)
Arya adam Permana                            (51413410)
Andrianto Ramadhan                           (50413961)
Alfath Zaid                                           (50413640)
Marcurius Ginting                                 (55413264)



Jawa Barat merupakan salah satu Propinsi di Indonesia. Merupakan bentangan daerah yang tidak saja memiliki kekayaan alam serta potensi daerah tetapi juga memiliki banyak keanekaragaman baik sosial, ekonomi, budaya pariwisata dan sebagainya. Jawa Barat sebagai bagian dari Republik Indonesia, sebuah kawasan yang memiliki potensi yang besar.
Geografi
Jawa Barat sebagai sebuah Propinsi di Indonesia, terletak di bagian barat dar Pulau Jawa. Dimana Jawa Barat berbatasan dengan Laut Jawa dan Propinsi DKI Jakarta di sebelah utara, dengan Samudera Indonesia di sebelah selatan, Propinsi Banten di sebelah Barat dan Propinsi Jawa Tengah di sebelah timur.
Secara astronomis, Propinsi Jawa Barat terletak di 5050'Lintang Utara dan 7050' Lintang Selatan serta 104048' Bujur Timur. Setelah pemisahan Banten sebagai sebuah propinsi terpisah dari Propinsi Jawa Barat, luas Jawa Barat sekitar 34.816,96 Km2 dengan jumlah penduduk sebanyak 39.140.812 jiwa (berdasarkan BPS tahun 2005).

Landscape Jawa Barat merupakan salah satu bagian dari busur kepulauan gunung api baik gunung api aktif maupun gunung api mati. Hal ini disebabkan Jawa Barat merupakan satu bagian dari lempeng sabuk gunung api yang membentang mulai dari ujung utara Pulau Sumatera hingga ujung utara Pulau Sulawesi. Di Jawa Barat sendiri, terdapat beberapa gunung api aktif diantaranya : Gunung Ciremai (3078 m/dpl) yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat; Gunung Gede (2958 m/dpl); Gunung Galunggung (2.618 m/dpl) dan Gunung Tangkuban Parahu (2.084 m/dpl). Kesemuanya menjadi salah satu objek wisata alam yang banyak menjadi daerah tujuan wisata baik nasional maupun internasional.
Daratan Jawa Barat dialiri beberapa aliran sungai utama seperti Sungai Citarum (268 Km); Sungai Cimanuk (258,4 Km); Sungai Cidurian (181,5 Km), Sungai Cipunegara (148 Km); Sungai Ciujung (147,2 Km); Sungai Cisadane (144 Km); Sungai Citanduy (130 Km); dan Sungai Ciliwung (118,5 Km).
Beberapa danau atau dalam bahasa Sunda disebut situ banyak terhampar dan menghiasi daratan Jawa Barat baik yang merupakan danau alami yang terjadi karena proses alami maupun danau buatan yang merupakan buatan manusia. danau-danau tersebut adalah Situ bagendit di Garut; Situ Gede di Tasikmalaya; Situ Panjalu di Ciamis;Danau jatiluhur di Purwakarta; Waduk darma di Kuningan; Waduk Rentang di Indramayu; Situ Cileunca di Pengalengan Bandung; Situ Patenggang di Ciwidey; Situ Lembanh di Lembang Bandung.
Iklim di Jawa Barat adalah tropis dimana dengan suhu terendah adalah 9oC (Puncak Gunung Pangrango dan 34oC di Pantai Utara. Curah hujan rata-rata mencapai 2000 mm per tahun namun di beberapa daerah oegunungan, curah hujan berkisar antara 3.0000 s.d 5000 mm per tahun.

Produktif
Berdasarkan data dari Indonesia Sekretaris Negara, total luas sawah di Provinsi Jawa Barat adalah 9.488.623 km yang menghasilkan 9.418.882 ton padi, yang terdiri dari 9.103.800 ton padi sawah dan 315.082 ton padi ladang. Palawija (non-beras makanan) produksi, mencapai 2.044.674 ton dengan produktivitas 179.28 kuintal per ha. Namun demikian, lebar tanaman terluas adalah untuk komoditas jagung yang mencapai 148.505 ha, Jawa Barat juga menghasilkan hortikultura terdiri dari 2.938.624 ton sayuran, buah-buahan 3.193.744 ton, dan 159.871 ton tanaman obat / bio farmakologi.
Hutan di Jawa Barat mencapai 764,387.59 hektar atau 20,62% dari ukuran total provinsi. Ini terdiri dari hutan produksi 362,980. 40 hektar (9,79%), hutan lindung 228,727.11 hektar (6,17%), dan hutan konservasi 172.680 ha (4,63%). Hutan mangrove mencapai 40,129.89 Ha, dan tersebar di 10 kabupaten di mana pantai yang tersedia. Selain itu, ada juga hutan lindung sekitar 32,313.59 ha diselenggarakan oleh Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten.

Dari hutan produksi, Jawa Barat panen tanaman sekitar 200.675 m³ kayu, meskipun kebutuhan kayu di provinsi ini setiap tahun sekitar 4 juta m³. luas hutan rakyat 214.892 ha dengan produksi kayu sekitar 893,851.75 m³. Jawa Barat juga menghasilkan hasil hutan non ini yang cukup potensial untuk dikembangkan sebagai pekerjaan kehutanan, seperti Sutera Alat jamur, pinus, gerah damar, kayu putih, rotan, bambu, dan jaring burung walet itu.
Di sektor perikanan, komoditas baik adalah ikan mas, nila ikan, bandeng, lele air tawar, udang windu, kerang hijau, ikan gurami, patin, rumput laut dan udang vaname., provinsi ini dapat memanen 560,000 ton ikan dari perikanan budidaya tanaman dan payau atau 63,63% dari total produksi perikanan di Jawa Barat.
Di bidang peternakan unggas, sapi perah, ayam buras, dan itik adalah komoditas baik di Jawa Barat. ada 96.796 sapi perah (25% dari populasi nasional), 4.249.670 domba, 28.652.493 unggas domestik, dan 5.596.882 itik (16% dari populasi nasional). Sekarang ada sapi potong hanya 245.994 di Jawa Barat (3% populasi nasional), padahal kebutuhan setiap tahunnya sekitar 300.000 sapi potong.
Provinsi ini memiliki banyak tanaman perkebunan, seperti teh, cengkeh, kelapa, karet, kakao, tembakau, kopi, gula, kelapa dan akar wangi. Dari semua komoditas, cengkeh, kelapa, karet, kakao, tembakau, dan kopi merupakan komoditi yang sangat baik dari mencatat dari Jawa Barat. Dari sisi wilayah, produktivitas terbaik, yaitu panjang rencana daerah sama dengan lebar tanaman yang menghasilkan tembakau dan komoditas gula aren. Dari sisi produksi, produktivitas tertinggi adalah minyak sawit (6,5 ton per ha) dan gula kelapa (5,5 ton per ha).
Jawa Barat juga menghasilkan produksi tambang . Jawa barat memberikan kontribusi 5.284 ton zeolit, 47.978 ton bentonit, pasir besi, semen Mining, feldspar, dan permata gudang / batu permata. Batu potensi pertambangan berharga umumnya ditemukan di Garut, Tasikmalaya, Kuningan, dan Kabupaten Sukabumi daerah.
Sebagai konsekuensi dari memiliki banyak gunung berapi, Jawa Barat adalah potensi energi panas bumi. Ada 11 poin energi panas bumi dan 3 poin, yaitu Papandayan, cermai dan Gede Pangrango telah melakukan pra-eksplorasi.
Sumber daya alam mentah termasuk kapur, ladang minyak lepas pantai beberapa di Laut Jawa, dan kayu. Sebagian besar provinsi ini sangat subur, dengan campuran pertanian kecil dan perkebunan besar. Ada bendungan tenaga air, termasuk Jatiluhur, Saguling, dan Cirata.

Kekayaan alam fauna jawabarat
Macan Tutul (Panthera pardus), Bajing (Calcoselurus notatus), Kera (Macaca fascicularis), Owa (hybolates moloch), Kijang (Muntiacus Muntjak), Lutung (Trachypitechus auratus), Surili (Presbytis comata), Burung Dederuk (Streptopelia bilorquata), burung perkutut (Geopelia striata), Ular Sanca (Phyton sp) dan lain-lain.


Thursday, April 17, 2014

Kebudayaan Dan Kepribadian


ILMU BUDAYA DASAR

Kelas 1IA21
ANGGOTA KELOMPOK
Dede Utomo (52413113)
Hafes Ibrahim (53413824)
Febriansyah Ramadhan (52413369)
Arya adam Permana (51413410)
Andrianto Ramadhan (50413961)
Alfath Zaid (50413640)
Marcurius Ginting (55413264)


 UNIVERSITAS GUNADARMA
2014
·      
   
    

   Apa yang dimaksud dengan Kebudayaan dan Kepribadian ?
Kebudayaan :
Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.

Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

Definisi Budaya
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia. 

Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
 
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.

Pengertian kebudayaan
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.

Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. 
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur-Unsur

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
-           alat-alat teknologi
-           sistem ekonomi
         -      keluarga
         -      kekuasaan politik

Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:

-          sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya
         -     organisasi ekonomi
         -     alat-alat dan lembaga-lembaga atau petugas untuk pendidikan.
         -     organisasi kekuatan (politik)

Wujud dan komponen Kebudayaan

Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.
                Wujud   
    Gagasan (Wujud ideal)
    Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh.
    Aktivitas (tindakan)
    Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu.
    Artefak (karya)
    Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

  Komponen
Berdasarkan wujudnya tersebut, Budaya memiliki beberapa elemen atau komponen, menurut ahli antropologi Cateora, yaitu :

    Kebudayaan material
    Kebudayaan material mengacu pada semua ciptaan masyarakat yang nyata, konkret. Termasuk dalam kebudayaan material ini adalah temuan-temuan yang dihasilkan dari suatu penggalian arkeologi
    Kebudayaan nonmaterial
    Kebudayaan nonmaterial adalah ciptaan-ciptaan abstrak yang diwariskan dari generasi ke generasi, misalnya berupa dongeng, cerita rakyat, dan lagu atau tarian tradisional.
    Lembaga social
    Lembaga social dan pendidikan memberikan peran yang banyak dalam kontek berhubungan dan berkomunikasi di alam masyarakat.
    Sistem kepercayaan
    Bagaimana masyarakat mengembangkan dan membangun system kepercayaan atau keyakinan terhadap sesuatu, hal ini akan mempengaruhi system penilaian yang ada dalam masyarakat. Sistem keyakinan ini akan mempengaruhi dalam kebiasaan, bagaimana memandang hidup dan kehidupan, cara mereka berkonsumsi, sampai dengan cara bagaimana berkomunikasi.
    Estetika
    Berhubungan dengan seni dan kesenian, music, cerita, dongeng, hikayat, drama dan tari –tarian, yang berlaku dan berkembang dalam masyarakat. Seperti di Indonesia setiap masyarakatnya memiliki nilai estetika sendiri. Nilai estetika ini perlu dipahami dalam segala peran, agar pesan yang akan kita sampaikan dapat mencapai tujuan dan efektif.
    Bahasa
    Bahasa merupakan alat pengatar dalam berkomunikasi, bahasa untuk setiap walayah, bagian dan Negara memiliki perbedaan yang sangat komplek. Dalam ilmu komunikasi bahasa merupakan komponen komunikasi yang sulit dipahami. Bahasa memiliki sidat unik dan komplek, yang hanya dapat dimengerti oleh pengguna bahasa tersebu. Jadi keunikan dan kekomplekan bahasa ini harus dipelajari dan dipahami agar komunikasi lebih baik dan efektif dengan memperoleh nilai empati dan simpati dari orang lain.

Contoh : kegiatan yang terusmenerus dilakukan secara rutin di suatu daerah sesuai dengan tradisi leluhur nya .
Kepribadian :
Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang.

Ø  Makna Kepribadian Sehari-Hari
Disamping itu kepribadian sering diartikan dengan ciri-ciri yang menonjol pada diri individu, seperti kepada orang yang pemalu dikenakan atribut “berkepribadian pemalu”. Kepada orang supel diberikan atribut “berkepribadian supel” dan kepada orang yang plin-plan, pengecut, dan semacamnya diberikan atribut “tidak punya kepribadian”.

Ø  Kepribadian Menurut Psikologi
Berdasarkan psikologi, Gordon Allport menyatakan bahwa kepribadian sebagai suatu organisasi (berbagai aspek psikis dan fisik) yang merupakan suatu struktur dan sekaligus proses. Jadi, kepribadian merupakan sesuatu yang dapat berubah. Secara eksplisit Allport menyebutkan, kepribadian secara teratur tumbuh dan mengalami perubahan.

Ø  Ciri-Ciri Kepribadian
Para ahli tampaknya masih sangat beragam dalam memberikan rum 5b4 usan tentang kepribadian. Dalam suatu penelitian kepustakaan yang dilakukan oleh Gordon W. Allport (Calvin S. Hall dan Gardner Lindzey, 2005) menemukan hampir 50 definisi tentang kepribadian yang berbeda-beda. Berangkat dari studi yang dilakukannya, akhirnya dia menemukan satu rumusan tentang kepribadian yang dianggap lebih lengkap. Menurut pendapat dia bahwa kepribadian adalah organisasi dinamis dalam diri individu sebagai sistem psiko-fisik yang menentukan caranya yang unik dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Kata kunci dari pengertian kepribadian adalah penyesuaian diri. Scheneider (1964) mengartikan penyesuaian diri sebagai “suatu proses respons individu baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi kebutuhan-kebutuhan dari dalam diri, ketegangan emosional, frustrasi dan konflik, serta memelihara keseimbangan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.
Sedangkan yang dimaksud dengan unik bahwa kualitas perilaku itu khas sehingga dapat dibedakan antara individu satu dengan individu lainnya. Keunikannya itu didukung oleh keadaan struktur psiko-fisiknya, misalnya konstitusi dan kondisi fisik, tampang, hormon, segi kognitif dan afektifnya yang saling berhubungan dan berpengaruh, sehingga menentukan kualitas tindakan atau perilaku individu yang bersangkutan dalam berinteraksi dengan lingkungannya.
Untuk menjelaskan tentang kepribadian individu, terdapat beberapa 590 teori kepribadian yang sudah banyak dikenal, diantaranya : teori Psikoanalisa dari Sigmund Freud, teori Analitik dari Carl Gustav Jung, teori Sosial Psikologis dari Adler, Fromm, Horney dan Sullivan, teori Personologi dari Murray, teori Medan dari Kurt Lewin, teori Psikologi Individual dari Allport, teori Stimulus-Respons dari Throndike, Hull, Watson, teori The Self dari Carl Rogers dan sebagainya. Sementara itu, Abin Syamsuddin (2003) mengemukakan tentang aspek-aspek kepribadian, yang di dalamnya mencakup :
o   Karakter yaitu konsekuen tidaknya dalam mematuhi etika perilaku, konsiten tidaknya dalam memegang pendirian atau pendapat.
o   Temperamen yaitu disposisi reaktif seorang, atau cepat lambatnya mereaksi terhadap rangsangan-rangsangan yang datang dari lingkungan.
o   Sikap, sambutan terhadap objek yang bersifat positif, negatif atau ambivalen.
o   Stabilitas emosi yaitu kadar kestabilan reaksi emosional terhadap rangsangan dari lingkungan. Seperti mudah tidaknya tersinggung, marah, sedih, atau putus asa
o   Responsibilitas (tanggung jawab) adalah kesiapan untuk menerima risiko dari tindakan atau perbuatan yang dilakukan. Seperti mau menerima risiko secara wajar, cuci tangan, atau melarikan diri dari risiko yang dihadapi.
o   Sosiabilitas yaitu disposisi pribadi yang berkaitan dengan hubungan interpersonal. Seperti : sifat pribadi yang terbuka atau 5b4 tertutup dan kemampuan berkomunikasi dengan orang lain.

Setiap individu memiliki ciri-ciri kepribadian tersendiri, mulai dari yang menunjukkan kepribadian yang sehat atau justru yang tidak sehat. Dalam hal ini, Elizabeth (Syamsu Yusuf, 2003) mengemukakan ciri-ciri kepribadian yang sehat dan tidak sehat, sebagai berikut
Kepribadian yang sehat
o   Mampu menilai diri sendiri secara realisitik; mampu menilai diri apa adanya tentang kelebihan dan kekurangannya, secara fisik, pengetahuan, keterampilan dan sebagainya.
o   Mampu menilai situasi secara realistik; dapat menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang dialaminya secara realistik dan mau menerima secara wajar, tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna.
o   Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik; dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan meraksinya secara ra 59c sional, tidak menjadi sombong, angkuh atau mengalami superiority complex, apabila memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. Jika mengalami kegagalan, dia tidak mereaksinya dengan frustrasi, tetapi dengan sikap optimistik.
o   Menerima tanggung jawab; dia mempunyai keyakinan terhadap kemampuannya untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya.
o   Kemandirian; memiliki sifat mandiri dalam cara berfikir, dan bertindak, mampu mengambil keputusan, mengarahkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya.
o   Dapat mengontrol emosi; merasa nyaman dengan emosinya, dapat menghadapi situasi frustrasi, depresi, atau stress secara positif atau konstruktif , tidak destruktif (merusak)
o   Berorientasi tujuan; dapat merumuskan tujuan-tujuan dalam setiap aktivitas dan kehidupannya berdasarkan pertimbangan secara matang (rasional), tidak atas dasar paksaan dari luar, dan berupaya mencapai tujuan dengan cara mengembangkan kepribadian (wawasan), pengetahuan dan keterampilan.
o   Berorientasi keluar (ekstrovert); bersifat respek, empati terhadap orang lain, memiliki kepedulian terhadap situasi atau masalah-masalah lingkungannya dan bersifat fleksibel dalam berfikir, menghargai dan menilai orang lain seperti dirinya, merasa nyaman dan terbuka terhadap orang lain, tidak membiarkan dirinya dimanfaatkan untuk menjadi korban orang lain dan m 5b4 engorbankan orang lain, karena kekecewaan dirinya.
o   Penerimaan sosial; mau berpartsipasi aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki sikap bersahabat dalam berhubungan dengan orang lain.
o   Memiliki filsafat hidup; mengarahkan hidupnya berdasarkan filsafat hidup yang berakar dari keyakinan agama yang dianutnya.
o   Berbahagia; situasi kehidupannya diwarnai kebahagiaan, yang didukung oleh faktor-faktor achievement (prestasi), acceptance (penerimaan), dan affection (kasih sayang).

Kepribadian Yang Tidak Sehat
1.      Mudah marah (tersinggung)
2.      Menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan
3.      Sering merasa tertekan (stress atau depresi)
4.      Bersikap kejam atau senang mengganggu orang lain yang usianya lebih muda atau terhadap binatang
5.      Ketidakmampuan untuk menghindar dari perilaku menyimpang meskipun sudah diperingati 48 atau dihukum
6.      Kebiasaan berbohong
7.      Hiperaktif
8.      B 5b 

Kesimpulan

Pertanyaan dan Jawaban

1. Cara Menangulangi Arus Informasi yang Pesat di Indonesia !
Jawab : - Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai Pertahanan dari budaya asing yang bersifat negatif.

- Peningkatan penghayatan dan pengamalan Pancasila untuk memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa

- Menghayati dan mengintensifkan pembelajaran budaya tradisional yang bernilai luhur agar tidak musnah diganti oleh kebudayaan asing.

- Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar dapat memilih mana yang baik dan benar bagi masyarakat. Karena itu, tidak semua kebudayaan asing baik dan cocok untuk diterapkan pada masyarakat Indonesia.

- Meningkatkan pendidikan adalah upaya meningkatkan kualitas diri agar dapat bersaing dengan bangsa lain baik dalam mencari lapangan kerja di dalam negeri maupun di luar negeri.

- Meningkatkan kualitas produk dalam negeri agar dapat bersaing merebut pasar local, nasional, dan internasional.

- Meningkatkan enguasaan teknologi di segala bidang agar kita tidak bergantung pada bangsa lain, mandiri, dan percaya pada diri sendiri.

- Menumbuhkan kinerja yang berwawasan luas dan beretos kerja tinggi.

- Menumbuhkan dinamika yang terbuka dan tanggap tehadap unsure-unsur pembaharuan
Perubahan mental kearah sikap yang modern, seperti ulet, rajin, berdisiplin, beretos kerja tinggi, cerdas, terampil, kreatif, dan berjiwa wiraswasta sangat diperlukan untuk menghadapi era globalisasi tersebut.

Informasi yang Pesat bagi bangsa Indonesia dapat menjadi peluang dan tantangan. Peluang yang dapat diperoleh adalah pasaran hasil produksi yang semakin luas, perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat, lapangan kerja yang semakin luas dan peluang bisnis yang makin terbuka.

Dalam menerima pengaruh asing, bangsa Indonesia jangan bersifat pasif atau menerima begitu saja pengaruh tersebut. Bangsa Indonesia harus bersifat aktif menyeleksi pengaruh tersebut. Kebudayaan asing diakulturasikan secara serasi dengan kebudayaan asli sehingga menghasilkan kebudayaan yang bercorak khas.

2. Apakah Benar Angka Kematin turun di Indonesia !
Jawab : Tidak Benar, Malah Angka Kematian di Indonesia itu Semakin Meningkat. Yang disebabkan Oleh :

- Kecelakaan (Lalu Lintas) : Kecelakaan ini paling besar dampaknya
- Pembunuhan : Bisa dari Balita dan Orang Dewasa yang bisa disebabkan oleh , Bunuh Diri, Pemerkosaan, Multilasi, Geng-Geng Motor atau yang lainnya, Perampok, Faktor Balas Dendam dan Masih banyak lagi Faktor Pembunuhan Lainnya.
- Aborsi : Orang yang Menggugurkan Kandungannya. Biasanya karna Sex Bebas dan Stres karna tidak tau harus berbuat apa. Ini juga Faktor pemicu Meningkatnya Angka Kematian di Indonesia karna sekarang banyak Anak Remaja yang melakukan Hal ini.      

3. Apakah Indonesia  bisa seperti China? Dalam Bidang Pertumbuhan Penduduk !
Jawab : Bisa, Apabila tidak dibantu oleh pemerintah penyuluhan tentang
KB - (Keluarga Berencana). Dan karna kurangnya kesadaran Penduduk untuk mengikuti Program Keluar Berencana, Belum lagi masih banyak kasus tentang Sex Bebas di Indonesia. Yang bisa menjadi Pemicu Bertambahnya penduduk di Indonesia. Karna jarang sekali yang mau memakai Alat Kontrasepsi. 
              
Contoh : Sikap atau tingkah laku yang menjadi kebiasaan yang menunjukkan orang itu berbeda dengan yang lainnya.

Sumber pertama          : http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya#
Waktu pengunduhan   : 13.45, 6 April 2014

Sumber kedua             : http://id.wikipedia.org/wiki/Kepribadian
Waktu pengunduhan   : 16.46, 28 Maret 2014.